Mon. May 16th, 2022

Ini Dua Faktor Penyebab Kurs Rupiah Naik Turun

Nilai ganti rupiah terhadap dolar AS pekan ini mengalami pergerakan yang fluktiatif. Bank Indonesia (BI) menyebut pergerakan nilai rupiah selanjutnya udah tergoda oleh sejumlah segi baik eksternal maupun internal.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan terdapat dua segi yang merubah nilai tukar. Faktor selanjutnya adalah fundamental dan teknikal. “Kedua segi ini akan merubah pergerakan nilai ganti rupiah berasal dari hari ke hari. Jadi itu berpengaruh naik turun,” ungkapnya di dalam video conference, Rabu (22/4). Dia mengutarakan selagi ini keadaan rupiah tetap bergerak stabil dan condong menguat. Namun secara fundamental tetap undervalued karena inflasi yang rendah dan defisit transaksi berlangsung lebih rendah berasal dari 1,5%. Secara total bisa lebih rendah berasal dari 2% PDB (Produk Domestik Bruto). Menurut Perry pergerakan nilai rupiah ke arah penguatan tergoda oleh pasar yang merasa confidence masuk melalui portoflio khususnya surat bernilai negara (SBN) IDNPEDIA .

“Selain itu, segi teknikal layaknya harga minyak dunia yang jatuh, perselisihan pada Arab Saudi dan Rusia yang belum tuntas sampai geopolitik di Korea Utara juga ikut mempengaruhi,” ujar Perey. Tak cuma segi negatif, tersedia pula segi positif yang merubah pergerakan nilai ganti rupiah. Misalnya berasal dari sisi world Amerika Serikat dan beberala negara lain berencana untuk pembukaan lockdown di sejumlah kota. Kemudian berasal dari domestik berasal dari sisi penanganan covid-19 penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang udah disetujui 100 juta won berapa rupiah .

Hal ini ikut merubah keyakinan pasar. “Kita ikuti laporan ketua gugus tugas, beraneka langkah dilakukan dan membantu segi positif di di dalam negeri,” pungkasnya. Menurut dia, selagi ini pergerakan nilai yang naik turun tak wajib dikhawatirkan. BI menyebut rupiah akan menguat ke posisi Rp15.000 per dolar AS terhadap akhir tahun. Dalam perdangangan hari ini, rupiah ditutup menguat 18 poin menjadi Rp15.450 per dolar AS. (E-1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *